Wednesday

HiduPseTeLaHmaTi

Seperti hujan di bulan januari...
Datang dan pergi sesuka hati...
Hidup berasa mati...
Layaknya kolaborasi gagal otak dan hati...

Derap air hujan masih terdeteksi...
Walau Libido tak lagi bersemi........
Aku butuh lebih dari sekedar inspirasi duniawi...
Ego berlipat ganda menari....

Aku rindu blues....
Tangisan panjang bending kasar....

Terjebak siklus....
Menanti di jalan yang datar...

Kali ini...
Tolong beri aku sensasi...
Sampai mati...

Rela kutinggalkan dia...
Demi sensasi gila...

Tiduri aku sensasi...
Tiduri aku...

Biarkan aku hidup setelah mati...
Dalam dunia imajiku...

2 comments:

Anonymous said...

luar biasa, Me'q dah jadi penyair...ada gak bulan manangis d atas pura?? He...he...he...

SIBERPROUST TERA said...

¡ƃunq ɐɹʇsɐs ɯɐlɐs ˙˙ɐısǝuopuı ɹǝqʎɔ ɐɹʇsɐs ıp ƃunqɐƃ oʎɐ ˙˙uɐɯɐz uɐlɐƃƃuıʇǝʞ ɥɐpns nɯɐɹʇsɐs ˙˙ʇɐqɐɥɐs 'ʎǝɥ